Kamis, 09 Mei 2013

asesmen performance

ASESMEN KINERJA

E. ASESMEN KINERJA (PERFORMANCE ASSESMENT)
Asesmen kinerja juga disebut dengan asesmen perbuatan ( unjuk kerja ). Asesmen kerja dilakukan untuk menilai tugas-tugas yang dilakukan oleh siswa, sehingga guru dapat memiliki informasi yang lengkap tentang siswa. Menurut Hibbard, 1995 (dalam nur,2001) tugas-tugas kinerja menghendaki :
1. Penerapan konsep-konsep dan informasi penunjang penting lainnya
2. Budaya kerja yang penting bagi studi atau kerja ilmiah
3. Penampakan ketidakbutaan ilmiah(literat sains)
Penulaian kinerja harus mencakup hasil akhir dan proses untuk mencapai hasil itu. Komponen dari asesmen kinerja menurut Nur (2001) meliputi :
1. Tugas-tugas yang menghendaki siswa menggunakan pengetahuan dan proses yang telah mereka pelajari
2. Daftar cek yang mengidentifikasi elemen-elemen tindakan atau hasil yang diperiksa
3. Seperangkat deskripsi dari suatu proses dan/atau suatu kontinum nilai kualitas (rubric) yang digunakan sebagai dasar untuk menilai keseluruhan kerja.
4. Contoh-contoh dengan mutu yang sangat baik sebagai model bagi pekerjaan yang harus dilakukan
Contoh asesmen kinerja untuk mengukur kemampuan kognitif merumuskan masalah : ( dalam bidang IPA )
TUGAS : seorang siswa ingin mencoba manakah yang lebih cepat tumbuh tanaman kacang hijau yang diberi cahaya ataukah yang tidak diberi cahaya. Coba rumuskan masalah yang akan dipecahkan oleh siswa tersebut :
Jawaban : ________________________
Panduan untuk melatih siswa untuk penilaian kinerja merumuskan masalah
No. Aspek yang dinilai Dilaksanakan
Ya Tidak
1. Masalah yang dirumuskan dalam bentuk pertanyaan
2. Mengandung dua variable atau lebih
3. Mempertanyakan hubungan antar variabel
Berilah skor :
4 bila ketiga aspek dilaksanakan
3 bila aspek 2 dan 3 dilaksanakan
2 bila aspek 3 dilaksanakan
1 bila aspek 1 dilaksanakan
Contoh asesmen kinerja untuk mengukur keterampilan psikomotorik :
TUGAS : ukur volume air sebanyak 100 ml menggunakan gelas ukur
No. Aspek yang dinilai Skor
1 2 3
1.
2.
3.
F. KONFERENSI
Wawancara dan konperensi memberi peluang bagi guru dan siswa untuk bertemu bersama dan berdiskusi. Pertemuan pribadi dengan guru inu dapat merupakan pengalaman yang memiliki daya motivasi yang kuat untuk kebanyakan siswa. Hal ini juga dapat memberikan informaasi yang bermanfaat bagi guru untuk memperoleh informasi tentang bagaimana siswa berpikir dan bagaimana perasaanya tentang pelajaran tersebut.
Wawancara dapat terstruktu dengan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan suatu topic tertentu.
Konfrensi adalah diskusi tidak formal yang melibatkan guru dengan seorang siswa. Untuk melaksanakan wawancara dan konferensi sebaiknya mempersiapkan :
• Siapkanlah beberapa pertanyaan
• Tempatkan siswa dalam keadaan santai
• Jelaskan bahwa Anda akan mencari hasil berpikir kreatif
• Ajukan masalah
• Buatlah catatan
• Jadilah pendengar yang baik
G. TES BUATAN SISWA
Dalam melakukan asesmen terhadap siswa, Anda juga dapat menggunakan tes-tes yang dikembangkan oleh siswa. Asesmen ini didasarkan pada asumsi bahwa seseorang yang menguasai suatu konsep tertentu akan mampu mengembangkan pertanyaan yang bermutu tentang konsep itu. Atas pesumsi tersebut kita dapat mengakses pemahaman siswa tentang soal-soal tes yang dibuatnya.
H. PEKERJAAN RUMAH
Seringali tugas-tugas yang dilakukan siswa di dalam suatu asesmen membutuhkan waktu yang lama. Oleh karena itu kita dapat menggunakan waktu siswa dirumah untuk mengerjakannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar